Tugas11 Prosedur transfer secara detail. Anda bekerja sebagai seorang pramuwisata Pimpinan anda menugaskan anda untuk menemui karyawan biro perjalanan asing di salah satu terminal yang ada di Bandara di Kota Anda. Jelaskan langkah-langkah apa yang anda lakukan untuk menemui mereka yang sesuai dengan prosedur standar industri.
Organisasi kepariwisataan adalah lembaga atau wadah yang memperlancar operasional usaha wisata, sekaligus menjadi tempat untuk saling berbagi dan menyebarkan informasi yang berkaitan dengan dunia pariwisata. Organisasi ini berfungsi dan berperan sebagai lembaga legislasi, eksekusi dan yudikasi industri pariwisata. Organisasi-organisasi Kepariwisataan Nasional yang ada di Indonesia, antara lain 1. Kementerian Pariwisata Lembaga yang dibentuk oleh pemerintah pusat yang menetapkan kebijakan dan peraturan pemerintah tentang pengembangan pariwisata di Indonesia seperti Sapta pesona Wisata. Berkantor pusat di Jakarta dan dipimpin oleh seorang menteri. 2. Dinas Pariwisata Daerah Diparda Diparda/Disparda merupakan badan pemerintah daerah propinsi/kabupaten yang langsung di bawah komando gubernur, walikota dan bupati untuk mengelola dan mempromosikan pariwisata masing-masing daerah. 3. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI merupakan organisasi perusahaan yang beranggotakan pengusaha hotel, restoran, jasa pangan, jasa boga,dan lembaga pendidikan pariwisata. PHRi merupakan organisasi yang berorientasi pada pembangunan dan peningkatan kepariwisataan, dalam rangka ikut serta melaksanakan pembangunan nasional serta merupakan wadah pemersatu dalam memperjuangkan dan menciptakan iklim usaha yang menyangkut harkat dan martabat pengusaha yang bergerak dalam bidang jasa pariwisata. 4. Association of Indonesian Tour and Travel Agency ASITA Association of Indonesian Tourand Travel Agency ASITA atau Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia merupakan organisasi nonprofit yang didirikan di Jakarta pada 7 Januari 1971 beranggotakan para pengusaha biro perjalanan dan agen perjalanan. ASITA bertujuan membangun citra pariwisata Indonesia, menjadi penengah antara para pengusaha travel dan pihak-pihak lain. 5. Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI semula bernama Himpunan Duta Wisata Indonesia yang didirikan di Palembang pada 1988 merupakan organisasi profesi non politik dan mandiri sebagai wadah tunggal pribadi-pribadi yang memiliki profesi sebagai pramuwisata. HPI merupakan asosiasi tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota. 6. Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia PUTRI Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia PUTRI atau Indonesian Tourism Objects and Attraction Organization yang didirikan pada 10 November 1977 oleh sekelompok pengelola objek wisata di Jakarta. PUTRI merupakan asosiasi yang menghimpun para pengelola obyek dan daya tarik wisata dengan menyandang misi sebagai wadah perjuangan kepentingan bersama dan pengabdian profesi dalam upaya membantu pemerintah mengembangkan kepariwisatan. Sejak Munas Ill 1989 PUTRI merupakan nama perhimpunan yang mengkoordinasikan obyek dan daya tarik wisata Indonesia. Dengan demikian, namanya sekarang menjadi Perhimpunan Obyek dan Daya Tarik Wisata Indonesia. 7. Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Gahawistri Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Gahawisri merupakan sebuah organisasi yang mengkhususkan diri pada partisipasi dan mengambil bagian dalam usaha, praktisi langsung dari setiap aspek kegiatan wisata bahari, termasuk dalam penyediaan servis dan sarana, berdedikasi untuk meletakkan posisinya, agar dapat secara langsung bekerjasama dengan setiap institusi pemerintah, masyarakat, akademisi, yang berkaitan dengan pengembangan Wisata Bahari di Indonesia. Potensi umum Wisata Bahari yang dikembangkan di Gahawisri adalaholahraga memancing, olah raga layar yachting, olah raga selam, keindahan pantai, kegiatan pesisir, akomodasi Marina, dermaga atau rumah gudang kapal, penyewaan kapal, pembuatan kapal, selancar air. 8. Asosiasi Perusahaan Impresariat Indonesia ASPINDO Asosiasi Perusahaan Impresariat Indonesia ASPINDO merupakan suatu wadah organisasi profesi dari kalangan swasta yang bersifat nonpolitik dan mandiri, yang menghimpun perusahaan-perusahaan jasa impresariat Indonesia untuk melakukan kegiatan dan berusaha di bidang impresariat yaitu kegiatan pengurusan penyelenggaraan hiburan dan olahraga yang bersifat eksibisi. 9. Himpunan Penulis Pariwisata HPP Himpunan Penulis Pariwisata HPP merupakan organisasi untuk menghimpun para penulis pariwisata serta meningkatkan kepariwisataan Indonesia. Didirikan pada tanggal 12 Maret 1977 dan berkantor pusat di Jakarta. 10. Asosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia AKPI Asosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia AKPI merupakan wadah bagi pengelola kawasan pariwisata yang pada umumnya mencakup lahan cukup luas dan beragam permasalahnya. Kepemilikan lahan tidak selalu ada pada pemerintah, tetapi juga yang dikuasai oleh masyarakat setempat. 11. Masyarakat Pariwisata Indonesia MPI Masyarakat Pariwisata Indonesia MPI merupakan hasil reformasi di bidang pembangunan pariwisata yang diprakarsai oleh forum dialog pariwisata FDP dan dideklarasika pada 21 Juli 1998 dan didirikan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan lamnya dan berpusat di Jakarta. 12. Hotel Human Resources Managers Association HHRMA Hotel Human Resources Managers Association HHRMA merupakan wadah para manajer HRD dari hotel-hotel berbintang dan apartemen seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk menyatukan visi dan misi dari berbagai pemimpin Departemen HRD agar dapat saling menukar informasi tentang sumber daya manusia yang andal. Untuk nama organisasi lebih lengkap baik tingkat regional maupun internasional dunia dapat dibaca pada artikel organisasi kepariwisataan internasional Organisasi Pariwisata Nasional dan Internasional Organisasi Kepariwisataan Nasional Indonesia – Kanal Pengetahuan dan Informasi

ViewBisnis AKUNTANSI 1 at Mahasaraswati University of Denpasar. a. Jelaskan apakah yang dimaksud dengan pariwisata dan sistem kepariwisataan? Pariwisata adalah kegiatan di mana

Uploaded byMeyka Shandira 0% found this document useful 0 votes37 views11 pagesOriginal Β© All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes37 views11 pagesKepar Tugas KD 36Original Title byMeyka Shandira Full descriptionJump to Page You are on page 1of 11Search inside document You're Reading a Free Preview Pages 6 to 10 are not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Sedangkanteknologi informasi yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) merupakan istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video.
Jelaskan Dan Sebutkan Tujuh Organisasi Kepariwisataan Yang Ada Di Dunia – Organisasi kepariwisataan adalah organisasi yang mengatur dan mengurusi perkembangan pariwisata di dunia. Organisasi ini dapat berupa badan pemerintah ataupun organisasi internasional dan regional. Organisasi kepariwisataan berfokus pada pengembangan pariwisata, mempromosikan pariwisata, menciptakan produk pariwisata, meningkatkan kualitas dan produktivitas pariwisata, serta meningkatkan pengalaman tamu. Organisasi kepariwisataan adalah salah satu faktor penting dalam mengembangkan pariwisata. Dalam dunia pariwisata terdapat tujuh organisasi kepariwisataan terkemuka yang mencakup skala global. Tujuh organisasi tersebut adalah World Tourism Organization WTO, United Nations World Tourism Organization UNWTO, Pacific Asia Travel Association PATA, Caribbean Tourism Organization CTO, African Travel and Tourism Association ATTA, European Travel Commission ETC dan World Tourism and Travel Council WTTC. Masing-masing organisasi memiliki tujuan dan misi yang berbeda-beda, tetapi semuanya berkontribusi untuk mengembangkan pariwisata di dunia. World Tourism Organization WTO adalah badan pemerintah yang didirikan pada tahun 1975. WTO adalah organisasi internasional yang bertujuan untuk meningkatkan pariwisata dunia melalui pengembangan strategi, kerja sama, dan pelatihan. WTO menyediakan layanan berbagai informasi pariwisata dan mengelola program-program yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman tamu. United Nations World Tourism Organization UNWTO adalah badan mandiri PBB yang berfokus pada pengembangan pariwisata dunia. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pariwisata dengan mempromosikan tujuan wisata, meningkatkan kualitas dan produktivitas pariwisata, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial melalui pariwisata. UNWTO juga menyediakan layanan informasi pariwisata, kerja sama, dan pelatihan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata. Pacific Asia Travel Association PATA adalah organisasi regional yang berfokus pada pengembangan pariwisata di Asia Pasifik. Sejak tahun 1951, PATA telah mengkhususkan diri dalam mempromosikan tujuan wisata di Asia Pasifik dan berpartisipasi dalam menciptakan produk pariwisata. PATA juga menyediakan layanan informasi pariwisata, pelatihan, dan kerja sama untuk meningkatkan pengalaman tamu. Caribbean Tourism Organization CTO adalah organisasi regional yang berfokus pada pengembangan pariwisata di Karibia. CTO bertujuan untuk mempromosikan tujuan wisata di Karibia, meningkatkan kualitas dan produktivitas pariwisata, dan meningkatkan pengalaman tamu. CTO juga menyediakan layanan informasi pariwisata, pelatihan, dan kerja sama untuk meningkatkan pengembangan pariwisata. African Travel and Tourism Association ATTA adalah organisasi regional yang berfokus pada pengembangan pariwisata di Afrika. ATTA bertujuan untuk mempromosikan tujuan wisata di Afrika, meningkatkan kualitas dan produktivitas pariwisata, dan meningkatkan pengalaman tamu. ATTA juga menyediakan layanan informasi pariwisata, pelatihan, dan kerja sama untuk meningkatkan pengembangan pariwisata. European Travel Commission ETC adalah organisasi regional yang berfokus pada pengembangan pariwisata di Eropa. ETC bertujuan untuk mempromosikan tujuan wisata di Eropa, meningkatkan kualitas dan produktivitas pariwisata, dan meningkatkan pengalaman tamu. ETC juga menyediakan layanan informasi pariwisata, pelatihan, dan kerja sama untuk meningkatkan pengembangan pariwisata. World Tourism and Travel Council WTTC adalah organisasi yang berfokus pada pengembangan pariwisata di seluruh dunia. WTTC bertujuan untuk mempromosikan tujuan wisata di seluruh dunia, meningkatkan kualitas dan produktivitas pariwisata, dan meningkatkan pengalaman tamu. WTTC juga menyediakan layanan informasi pariwisata, pelatihan, dan kerja sama untuk meningkatkan pengembangan pariwisata. Organisasi kepariwisataan memainkan peran penting dalam pengembangan pariwisata dunia. Tujuh organisasi kepariwisataan terkemuka yang ada di dunia adalah World Tourism Organization WTO, United Nations World Tourism Organization UNWTO, Pacific Asia Travel Association PATA, Caribbean Tourism Organization CTO, African Travel and Tourism Association ATTA, European Travel Commission ETC dan World Tourism and Travel Council WTTC. Organisasi-organisasi ini berkontribusi dengan mempromosikan tujuan wisata, meningkatkan kualitas dan produktivitas pariwisata, dan meningkatkan pengalaman tamu.
Sebutkan4 keragaman budaya Indonesia di Jawa Timur. 58 minutes ago. Komentar: 0. Share. Like. Kiat Bagus Sebutkan. Table of Contents. Apa Arti dari Keragaman Budaya Indonesia? Macam-Macam Keragaman Budaya Indonesia Tarian Adat Tradisional; 6. Senjata Tradisional; 7. Lagu Daerah; 8. Makanan Khas; Video yang berhubungan; admin . 20
Jelaskan Dan Sebutkan Tujuh Organisasi Kepariwisataan Yang Ada Di Dunia – Organisasi kepariwisataan merupakan sebuah organisasi yang bergerak di bidang pariwisata dan mencakup berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kunjungan wisatawan, termasuk promosi pariwisata, pengembangan produk pariwisata dan pemasaran pariwisata. Organisasi kepariwisataan ini bertujuan untuk mempromosikan dan mengembangkan produk pariwisata di seluruh dunia agar wisatawan dapat menikmati perjalanan mereka dengan lebih nyaman dan aman. Ada tujuh organisasi kepariwisataan yang terkenal di dunia yaitu World Tourism Organization WTO, United Nations World Tourism Organization UNWTO, Pacific Asia Travel Association PATA, World Travel and Tourism Council WTTC, International Air Transport Association IATA, World Travel Market WTM dan International Hotel and Restaurant Association IHRA. World Tourism Organization WTO didirikan pada tahun 1975 dan bermarkas di Madrid, Spanyol. Organisasi ini bertujuan untuk mengembangkan dan mempromosikan pariwisata dunia. WTO bertanggung jawab untuk membuat dan mengimplementasikan standar, kebijakan dan praktik yang berlaku di industri pariwisata. United Nations World Tourism Organization UNWTO didirikan pada tahun 1975 dan bermarkas di Madrid, Spanyol. UNWTO adalah cabang dari PBB yang mengkhususkan diri dalam pariwisata. Misi utama UNWTO adalah meningkatkan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi yang tepat dan mempromosikan perjalanan yang aman dan nyaman. Pacific Asia Travel Association PATA adalah organisasi pariwisata regional yang didirikan pada tahun 1951. PATA berfokus pada pembentukan dan pengembangan komunitas pariwisata di kawasan Asia Pasifik agar mencapai tujuan yang lebih baik dalam pariwisata dan meningkatkan pengaruh di kawasan. World Travel and Tourism Council WTTC merupakan organisasi nirlaba yang menyediakan forum bagi bisnis pariwisata dan berfokus pada kebijakan, pendidikan dan pengembangan pariwisata. Didirikan pada tahun 1990, WTTC bermarkas di Londra, Inggris. International Air Transport Association IATA adalah organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya penerbangan. IATA juga berfokus pada peningkatan keamanan dan efisiensi penerbangan di seluruh dunia. World Travel Market WTM adalah salah satu acara pariwisata terbesar di dunia dan diselenggarakan setiap tahun di London, Inggris. WTM menyediakan platform untuk para pemain industri untuk mempromosikan dan mengembangkan produk dan layanan mereka. International Hotel and Restaurant Association IHRA adalah organisasi nirlaba yang bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan kualitas produk dan layanan di industri perhotelan dan restoran. IHRA juga berfokus pada peningkatan profesionalisme di industri perhotelan dan restoran. Organisasi kepariwisataan sangat penting untuk mempromosikan dan mengembangkan produk pariwisata di seluruh dunia. Dengan adanya organisasi ini, wisatawan akan dapat menikmati perjalanan mereka dengan lebih nyaman dan aman. Tujuh organisasi kepariwisataan yang terkenal di dunia adalah World Tourism Organization WTO, United Nations World Tourism Organization UNWTO, Pacific Asia Travel Association PATA, World Travel and Tourism Council WTTC, International Air Transport Association IATA, World Travel Market WTM dan International Hotel and Restaurant Association IHRA. Daftar Isi 1 Penjelasan Lengkap Jelaskan Dan Sebutkan Tujuh Organisasi Kepariwisataan Yang Ada Di 1. Organisasi kepariwisataan adalah sebuah organisasi yang bergerak di bidang pariwisata dan mencakup berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kunjungan 2. Tujuh organisasi kepariwisataan yang terkenal di dunia adalah World Tourism Organization WTO, United Nations World Tourism Organization UNWTO, Pacific Asia Travel Association PATA, World Travel and Tourism Council WTTC, International Air Transport Association IATA, World Travel Market WTM dan International Hotel and Restaurant Association IHRA. 3. World Tourism Organization WTO didirikan pada tahun 1975 dan bermarkas di Madrid, 4. United Nations World Tourism Organization UNWTO didirikan pada tahun 1975 dan bermarkas di Madrid, 5. Pacific Asia Travel Association PATA adalah organisasi pariwisata regional yang didirikan pada tahun 6. World Travel and Tourism Council WTTC merupakan organisasi nirlaba yang menyediakan forum bagi bisnis 7. International Air Transport Association IATA adalah organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dalam 8. World Travel Market WTM adalah salah satu acara pariwisata terbesar di dunia yang diselenggarakan setiap tahun di London, 9. International Hotel and Restaurant Association IHRA adalah organisasi nirlaba yang bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan kualitas produk dan layanan di industri perhotelan dan 10. Organisasi kepariwisataan sangat penting untuk mempromosikan dan mengembangkan produk pariwisata di seluruh dunia. 1. Organisasi kepariwisataan adalah sebuah organisasi yang bergerak di bidang pariwisata dan mencakup berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kunjungan wisatawan. Organisasi kepariwisataan adalah sebuah organisasi yang bergerak di bidang pariwisata dan mencakup berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kunjungan wisatawan. Tujuan utama dari organisasi ini adalah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan meningkatkan pariwisata di seluruh dunia. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pariwisata di seluruh dunia dengan mempromosikan, meningkatkan, dan mengembangkan berbagai kegiatan pariwisata. Organisasi kepariwisataan membantu pemerintah dan pihak swasta untuk mempromosikan dan meningkatkan industri pariwisata. Organisasi ini mengidentifikasi dan mempromosikan berbagai destinasi pariwisata, mengembangkan produk pariwisata, memberikan pelatihan dan pendidikan untuk para profesional di industri pariwisata, dan banyak lagi. Organisasi ini juga berperan penting dalam mempromosikan budaya dan kebudayaan suatu negara dan mempromosikan pariwisata yang ramah lingkungan. Berikut ini adalah tujuh organisasi kepariwisataan yang populer di dunia saat ini 1. Organisasi Pariwisata Internasional UNWTO – Ini adalah organisasi yang berbasis di Spanyol. Ini adalah organisasi terkemuka di dunia yang bertanggung jawab untuk mengatur, mempromosikan, dan melindungi industri pariwisata. 2. Organisasi Pariwisata Kota OTC – Ini adalah organisasi yang berbasis di Washington, DC, yang berfokus pada pengembangan dan promosi pariwisata di kota-kota di seluruh dunia. 3. Asosiasi Pariwisata Global GTA – Ini adalah organisasi yang berbasis di Inggris yang bertujuan untuk mendukung dan mempromosikan industri pariwisata di seluruh dunia. 4. Organisasi Pariwisata Pesisir COP – Ini adalah organisasi yang berbasis di Belanda yang berfokus pada pengembangan dan promosi pariwisata di pantai. 5. Organisasi Pariwisata Gunung MOTA – Ini adalah organisasi yang berbasis di Austria yang berfokus pada pengembangan dan promosi pariwisata di pegunungan. 6. Organisasi Pariwisata Bandara APA – Ini adalah organisasi yang berbasis di Hong Kong yang berfokus pada pengembangan dan promosi pariwisata di bandara. 7. Organisasi Pariwisata Negeri NTO – Ini adalah organisasi yang berbasis di Amerika Serikat yang berfokus pada pengembangan dan promosi pariwisata di seluruh negara. Organisasi kepariwisataan di atas telah banyak berkontribusi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan mempromosikan pariwisata di seluruh dunia. Organisasi ini telah membantu meningkatkan jumlah wisatawan yang mengunjungi destinasi pariwisata di seluruh dunia dengan cara mempromosikan produk dan layanan pariwisata yang tersedia. Organisasi ini juga telah membantu mendorong pengembangan pariwisata yang ramah lingkungan dan meningkatkan pengalaman wisata dengan berbagai cara. 2. Tujuh organisasi kepariwisataan yang terkenal di dunia adalah World Tourism Organization WTO, United Nations World Tourism Organization UNWTO, Pacific Asia Travel Association PATA, World Travel and Tourism Council WTTC, International Air Transport Association IATA, World Travel Market WTM dan International Hotel and Restaurant Association IHRA. Organisasi kepariwisataan adalah organisasi yang berfokus pada sektor pariwisata, termasuk pengembangan, pemasaran, dan peningkatan kesadaran dari wisata dan layanan yang berhubungan dengannya. Organisasi-organisasi ini bertujuan untuk mempromosikan sektor pariwisata secara global, meningkatkan kualitas layanan pariwisata, dan mengembangkan pemahaman tentang pentingnya pariwisata bagi perekonomian seluruh dunia. Tujuh organisasi kepariwisataan yang terkenal di dunia adalah World Tourism Organization WTO, United Nations World Tourism Organization UNWTO, Pacific Asia Travel Association PATA, World Travel and Tourism Council WTTC, International Air Transport Association IATA, World Travel Market WTM dan International Hotel and Restaurant Association IHRA. World Tourism Organization WTO merupakan badan pemerintah yang didirikan pada tahun 1975 dengan tujuan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pariwisata bagi perekonomian dunia. WTO mengembangkan standar global untuk pariwisata, mempromosikan kebijakan pariwisata, dan meningkatkan pengawasan internasional tentang pariwisata. United Nations World Tourism Organization UNWTO adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1974 dibawah Organisasi PBB. UNWTO bekerja untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pariwisata, mempromosikan pengembangan pariwisata berkelanjutan, dan memastikan bahwa pariwisata berdampak positif bagi masyarakat, perekonomian, dan lingkungan. Pacific Asia Travel Association PATA adalah organisasi yang didirikan pada tahun 1951 dengan tujuan untuk mempromosikan pariwisata di pasar Asia-Pasifik. PATA bekerja untuk membantu para pelaku usaha pariwisata di pasar Asia-Pasifik dengan memberikan laporan pasar, edukasi, dan dukungan lainnya. World Travel and Tourism Council WTTC adalah organisasi yang didirikan pada tahun 1990 dengan tujuan untuk mempromosikan bisnis pariwisata dan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya sektor pariwisata. WTTC bekerja untuk meningkatkan pemahaman tentang pariwisata di seluruh dunia, mengembangkan standar global untuk pariwisata, dan meningkatkan kualitas layanan pariwisata. International Air Transport Association IATA adalah organisasi yang didirikan pada tahun 1945 dengan tujuan untuk mempromosikan industri penerbangan dan memastikan bahwa pelanggan mendapatkan layanan yang aman, tepat waktu, dan terjangkau. IATA juga bekerja untuk meningkatkan kualitas layanan di industri penerbangan, mempromosikan standar global untuk industri penerbangan, dan memastikan bahwa penerbangan beroperasi secara aman dan effisien. World Travel Market WTM adalah acara tahunan yang dirancang untuk mempromosikan sektor pariwisata dan untuk membantu para pelaku usaha pariwisata mengembangkan bisnis mereka. Acara ini diadakan setiap tahun di London, Inggris dan menampilkan berbagai macam produk dan layanan pariwisata, termasuk produk dan layanan penerbangan, akomodasi, wisata, dan lainnya. International Hotel and Restaurant Association IHRA adalah organisasi yang didirikan pada tahun 1989 dengan tujuan untuk mempromosikan dan mengembangkan industri akomodasi dan restoran di seluruh dunia. IHRA bekerja untuk meningkatkan kualitas layanan akomodasi dan restoran, mempromosikan standar global untuk industri akomodasi dan restoran, dan memastikan bahwa industri akomodasi dan restoran beroperasi secara aman dan effisien. Organisasi-organisasi kepariwisataan ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata di seluruh dunia, meningkatkan kualitas layanan pariwisata, dan memastikan bahwa pariwisata berdampak positif bagi masyarakat, perekonomian, dan lingkungan. Para pelaku usaha pariwisata juga dapat menggunakan jaringan organisasi kepariwisataan untuk mempromosikan bisnis mereka dan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pariwisata bagi perekonomian dunia. 3. World Tourism Organization WTO didirikan pada tahun 1975 dan bermarkas di Madrid, Spanyol. World Tourism Organization WTO adalah organisasi internasional yang berbasis di Madrid, Spanyol yang didirikan pada tahun 1975. Tujuan utama dari WTO adalah untuk mempromosikan pengembangan pariwisata internasional yang berkelanjutan, baik secara ekonomi maupun secara sosial. WTO juga berperan untuk memperkuat hubungan antara para pemangku kepentingan pariwisata melalui peningkatan partisipasi dan koordinasi. Organisasi ini mengklaim bahwa salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas dan jumlah pelayanan pariwisata di seluruh dunia. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan mengadopsi kebijakan dan prosedur yang komprehensif yang diarahkan pada peningkatan kualitas dan jumlah sumber daya pariwisata, seperti mempromosikan pariwisata berkelanjutan dan meningkatkan aksesibilitas, serta membangun kepercayaan antara pemangku kepentingan. WTO juga mengelola dan mengkoordinasikan Program Kepariwisataan Internasional ITCP, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan jumlah pelayanan pariwisata di seluruh dunia. Program ini didukung oleh PBB, seperti PBB untuk Pengembangan, PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan, dan PBB untuk Perdamaian dan Kerjasama Internasional. Program ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan pariwisata di seluruh dunia, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pariwisata berkelanjutan. Selain itu, WTO juga mengelola dan mengkoordinasikan Program Kepariwisataan Regional RTP. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan jumlah pelayanan pariwisata di wilayah tertentu, misalnya di wilayah Asia-Pasifik, Afrika, Amerika Latin, dan Eropa. Program ini bertujuan untuk mempromosikan kerjasama di antara negara-negara di wilayah tersebut untuk meningkatkan kualitas dan jumlah pelayanan pariwisata yang tersedia, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pariwisata berkelanjutan. WTO juga mengelola dan mengkoordinasikan Program Analisis Pasar Kepariwisataan Internasional ITMAP. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pasar pariwisata internasional dan untuk membantu para pelaku pariwisata meningkatkan pemahaman mereka tentang pasar dan meningkatkan kemampuan mereka untuk mengambil keputusan yang tepat. Organisasi ini juga menyediakan berbagai informasi tentang pariwisata internasional, termasuk statistik, laporan, dan publikasi yang bertujuan untuk membantu para pelaku pariwisata memahami pasar pariwisata dan membuat keputusan yang tepat. Jadi, World Tourism Organization WTO didirikan pada tahun 1975 dan bermarkas di Madrid, Spanyol. Tujuan utama dari WTO adalah untuk mempromosikan pengembangan pariwisata internasional yang berkelanjutan, baik secara ekonomi maupun secara sosial. WTO juga berperan untuk memperkuat hubungan antara para pemangku kepentingan pariwisata melalui peningkatan partisipasi dan koordinasi. WTO mengelola dan mengkoordinasikan Program Kepariwisataan Internasional ITCP, Program Kepariwisataan Regional RTP, dan Program Analisis Pasar Kepariwisataan Internasional ITMAP. 4. United Nations World Tourism Organization UNWTO didirikan pada tahun 1975 dan bermarkas di Madrid, Spanyol. United Nations World Tourism Organization UNWTO didirikan pada tahun 1975 dan bermarkas di Madrid, Spanyol. UNWTO adalah organisasi internasional yang berkomitmen untuk meningkatkan pengembangan pariwisata secara global. Organisasi ini berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pariwisata yang berkelanjutan. Organisasi ini memiliki tujuan untuk mempromosikan pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab, bertanggung jawab dan inovatif. UNWTO beroperasi melalui pengorganisasian kerja sama antara pemerintah dan organisasi pariwisata untuk meningkatkan kualitas pariwisata dunia. Organisasi ini menyediakan berbagai layanan untuk meningkatkan kualitas, keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pariwisata. Organisasi ini juga menyediakan berbagai informasi, layanan, dan dukungan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata. Organisasi ini juga bekerja sama dengan berbagai organisasi internasional dan regional, termasuk Organisasi Perdagangan Dunia, Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Dunia Kesehatan, dan banyak lainnya. UNWTO juga mempromosikan kerjasama internasional di bidang pariwisata untuk mendorong pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif. UNWTO juga berfokus pada peningkatan aksesibilitas pariwisata bagi semua orang. Organisasi ini bekerja sama dengan berbagai lembaga untuk mempromosikan aksesibilitas pariwisata bagi semua orang, tidak peduli latar belakang sosial, ekonomi, atau budaya mereka. Organisasi ini juga bekerja sama dengan berbagai negara untuk meningkatkan kapasitas pariwisata mereka. Organisasi ini juga bekerja sama dengan berbagai organisasi lingkungan untuk mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan. UNWTO juga mengembangkan berbagai inisiatif untuk mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan dengan mendorong pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta meningkatkan kesadaran lingkungan dan perlindungan alam. Kesimpulannya, United Nations World Tourism Organization UNWTO adalah organisasi internasional yang bertujuan untuk mempromosikan pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab, bertanggung jawab, inovatif, dan berkelanjutan. Organisasi ini bekerja sama dengan berbagai organisasi internasional dan regional untuk meningkatkan kualitas pariwisata, mempromosikan aksesibilitas pariwisata bagi semua orang, dan mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan. 5. Pacific Asia Travel Association PATA adalah organisasi pariwisata regional yang didirikan pada tahun 1951. Pacific Asia Travel Association PATA adalah organisasi pariwisata regional yang didirikan pada tahun 1951. Organisasi ini berlokasi di Bangkok, Thailand dan menjadi salah satu organisasi pariwisata terbesar di dunia. PATA didirikan untuk mempromosikan pengembangan pariwisata di Asia Pasifik dan untuk meningkatkan bisnis pariwisata di kawasan ini. PATA bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan pariwisata di kawasan Asia Pasifik dengan memfasilitasi kerjasama antara organisasi-organisasi pariwisata di kawasan ini. Untuk tujuan ini, PATA menyelenggarakan berbagai acara, seperti konferensi, pameran, seminar, dan lain-lain. PATA juga menyediakan berbagai layanan untuk para anggotanya, seperti informasi tentang pariwisata, pelatihan, dan strategi pemasaran. PATA juga mengadakan berbagai penelitian dan survei untuk mengumpulkan informasi tentang situasi pariwisata di kawasan Asia Pasifik. Organisasi ini juga mengeluarkan berbagai publikasi, seperti jurnal, laporan, dan buku-buku tentang pariwisata di kawasan ini. Selain itu, PATA juga menyediakan berbagai program dan inisiatif untuk mendukung anggotanya, seperti program pengembangan kinerja, program pengembangan sumber daya manusia, dan program pengembangan pariwisata. Selain PATA, ada banyak organisasi pariwisata lain di dunia. Di antaranya adalah World Tourism Organization WTO, yang berlokasi di Madrid, Spanyol dan didirikan pada tahun 1975. WTO berfungsi sebagai badan pemerintah internasional yang menyediakan informasi, panduan, dan dukungan untuk sektor pariwisata global. Organisasi-organisasi lainnya yang menyediakan layanan dan dukungan bagi sektor pariwisata di dunia adalah International Air Transport Association IATA, yang berlokasi di Montreal, Kanada dan didirikan pada tahun 1945; World Travel & Tourism Council WTTC, yang berlokasi di London, Inggris dan didirikan pada tahun 1990; European Travel Commission ETC, yang berlokasi di Brussels, Belgia dan didirikan pada tahun 1951; dan Caribbean Tourism Organization CTO, yang berlokasi di Barbados dan didirikan pada tahun 1989. Selain itu, ada juga American Society of Travel Agents ASTA, yang berlokasi di Virginia, AS dan didirikan pada tahun 1931; dan African Tourism Board ATB, yang berlokasi di Kigali, Rwanda dan didirikan pada tahun 2018. Kesimpulannya, Pacific Asia Travel Association PATA adalah organisasi pariwisata regional yang didirikan pada tahun 1951. Organisasi ini bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan pariwisata di kawasan Asia Pasifik dengan memfasilitasi kerjasama antara organisasi-organisasi pariwisata di kawasan ini. Selain PATA, ada banyak organisasi pariwisata lain di dunia, seperti World Tourism Organization WTO, International Air Transport Association IATA, World Travel & Tourism Council WTTC, European Travel Commission ETC, Caribbean Tourism Organization CTO, American Society of Travel Agents ASTA, dan African Tourism Board ATB. 6. World Travel and Tourism Council WTTC merupakan organisasi nirlaba yang menyediakan forum bagi bisnis pariwisata. World Travel and Tourism Council WTTC adalah organisasi nirlaba yang berfokus pada industri pariwisata dunia. WTTC didirikan pada tahun 1990 dan terdiri dari para pemimpin industri pariwisata terkemuka di dunia. Tujuan utama WTTC adalah untuk mempromosikan pariwisata sebagai sumber pendapatan dan pekerjaan dan untuk membantu pemerintah dan industri travel and tourism untuk membuat keputusan yang lebih baik. WTTC menyediakan forum dimana pemerintah, organisasi dunia, dan perusahaan pariwisata dapat berbagi informasi dan mendiskusikan masalah yang mempengaruhi industri pariwisata. WTTC juga bekerja sama dengan pemerintah, organisasi non pemerintah, dan organisasi lain untuk mempromosikan pariwisata dan meningkatkan ekonomi masyarakat lokal. Untuk mencapai tujuannya, WTTC menyelenggarakan seminar dan konferensi, menyediakan pelatihan dan pendidikan, dan mengembangkan standar dan praktik terbaik. WTTC bertujuan untuk mempromosikan dan memperkuat komunikasi antara pemerintah dan industri pariwisata. Untuk tujuan ini, WTTC mengadakan pelatihan bagi para pemimpin industri pariwisata dan mengadakan seminar dan konferensi untuk membahas isu-isu terkait dengan pariwisata. Selain itu, WTTC juga menyediakan informasi, analisis, dan panduan tentang pariwisata, serta mengadakan program-program untuk mempromosikan pariwisata di seluruh dunia. WTTC juga menyediakan layanan berbagai macam industri pariwisata, termasuk layanan untuk penerbangan, perhotelan, dan perjalanan. Layanan ini termasuk pelatihan, penelitian, dan analisis, serta saran dan bantuan untuk pengembangan pariwisata. WTTC juga bertanggung jawab untuk memantau berbagai isu yang mempengaruhi industri pariwisata, seperti krisis ekonomi, krisis keamanan, dan krisis lingkungan. Selain itu, WTTC juga berfokus pada perlindungan konsumen dan mempromosikan hak-hak para wisatawan. Untuk tujuan ini, WTTC telah mengembangkan serangkaian standar dan praktik terbaik untuk industri pariwisata. Standar ini bertujuan untuk memastikan layanan yang tinggi dan pengalaman yang menyenangkan bagi para wisatawan. WTTC juga bertanggung jawab untuk memantau kualitas layanan yang diberikan oleh berbagai perusahaan pariwisata. WTTC merupakan organisasi nirlaba yang sangat penting untuk industri pariwisata dunia. Dengan menyediakan forum untuk membahas isu-isu yang mempengaruhi industri pariwisata, menyediakan layanan untuk berbagai macam industri pariwisata, dan mempromosikan hak-hak para wisatawan, WTTC telah menjadi salah satu organisasi pariwisata terkemuka di dunia. Selain World Travel and Tourism Council WTTC, ada juga enam organisasi pariwisata lainnya yang ada di dunia, yaitu International Air Transport Association IATA, UNWTO World Tourism Organization, PATA Pacific Asia Travel Association, ASEANTA Association of Southeast Asian Nations Tourism Association, UFTAA Universal Federation of Travel Agents Association, dan ICTP International Council of Tourism Partners. Semua organisasi ini berfokus pada berbagai aspek pariwisata, seperti penerbangan, hotel, dan perjalanan, dan bekerja sama dengan pemerintah dan industri untuk mempromosikan pariwisata dan meningkatkan ekonomi masyarakat lokal. 7. International Air Transport Association IATA adalah organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dalam penerbangan. International Air Transport Association atau IATA adalah sebuah organisasi yang mengatur sektor penerbangan di dunia. IATA didirikan pada tahun 1945 dan saat ini merupakan organisasi terbesar di industri penerbangan yang menaungi lebih dari 290 maskapai penerbangan dan banyak instansi lainnya yang terlibat dalam industri penerbangan. Organisasi ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dalam penerbangan dengan menyediakan standar keselamatan, keandalan, dan kenyamanan yang tinggi. IATA memiliki sejumlah program yang dirancang untuk meningkatkan layanan penerbangan dan memperbaiki pengalaman pelanggan. Misalnya, IATA telah mengembangkan kode penerbangan internasional, yang dikenal sebagai IATA Airline Coding System. Ini memungkinkan maskapai penerbangan untuk mengidentifikasi dan mempromosikan penerbangan mereka dengan lebih mudah. IATA juga telah mengembangkan sistem penilaian standar untuk tingkat keselamatan, keandalan, dan kenyamanan penerbangan, yang memungkinkan pengembang strategi untuk mengevaluasi kinerja maskapai penerbangan dan meningkatkan layanan mereka. Selain itu, IATA juga menyediakan banyak layanan lain yang membantu maskapai penerbangan untuk meningkatkan layanan mereka. IATA telah mengembangkan program untuk mengurangi biaya operasional maskapai penerbangan melalui penyederhanaan proses administrasi dan pelaporan, serta pengembangan standar teknis dan operasional. IATA juga membantu maskapai penerbangan untuk meningkatkan strategi pemasaran mereka melalui pengembangan standar dan layanan informasi tentang pasar penerbangan. Dengan demikian, tujuan IATA adalah meningkatkan pengalaman pelanggan dalam penerbangan dengan menyediakan standar keselamatan, keandalan, dan kenyamanan yang tinggi. IATA telah mengembangkan berbagai program untuk membantu maskapai penerbangan meningkatkan layanan mereka dengan memfasilitasi penghematan biaya operasional, pengembangan strategi pemasaran, dan peningkatan standar teknis dan operasional. Dengan demikian, IATA adalah organisasi utama yang bertanggung jawab untuk meningkatkan pengalaman penerbangan pelanggan di seluruh dunia. 8. World Travel Market WTM adalah salah satu acara pariwisata terbesar di dunia yang diselenggarakan setiap tahun di London, Inggris. World Travel Market WTM adalah salah satu acara pariwisata terbesar di dunia yang diselenggarakan setiap tahun di London, Inggris. Acara ini menampilkan berbagai destinasi pariwisata, produk, layanan, teknologi, dan praktik terbaik di seluruh dunia. WTM menawarkan peluang bagi para pembeli dan penjual untuk bertemu, berdiskusi, dan berdagang layanan pariwisata. Acara ini juga menyediakan platform bagi para pengambil kebijakan untuk berkomunikasi dan berbagi informasi tentang topik-topik pariwisata penting. WTM menyediakan forum untuk para pemain industri pariwisata untuk berdiskusi tentang masalah-masalah seperti perlindungan lingkungan, keamanan, dan peningkatan keunggulan kompetitif. WTM menargetkan segmen pariwisata yang berbeda, termasuk pengelola hotel, pemandu wisata, penyedia layanan pariwisata, dan pemilik usaha pariwisata. Acara ini juga mencakup segmen industri pariwisata yang lebih luas, yang meliputi pengelola perjalanan, agen travel, operator tur, dan penerbit. Dengan acara ini, para pembeli dan penjual dapat bertemu dan berdiskusi tentang produk dan layanan terbaik yang tersedia di pasar. Hal lain yang membuat WTM menarik adalah acara-acara yang berkaitan dengan pariwisata yang diadakan di seluruh dunia. Acara-acara ini termasuk pameran pariwisata, konferensi, seminar, dan lokakarya. Acara-acara ini memberikan para pemain industri pariwisata platform untuk berbagi informasi dan meningkatkan pengetahuan tentang topik-topik yang berhubungan dengan pariwisata. Selain WTM, terdapat juga tujuh organisasi pariwisata lainnya yang ada di dunia, yaitu World Tourism Organization WTO, International Air Transport Association IATA, International Hotel and Restaurant Association IHRA, International Travel and Tourism Council ITTC, World Tourism Alliance WTA, International Tourism Partnership ITP, dan Global Sustainable Tourism Council GSTC. World Tourism Organization WTO adalah sebuah organisasi PBB yang didirikan untuk mengembangkan pariwisata internasional. WTO bertujuan untuk meningkatkan pariwisata internasional dengan mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif, meningkatkan kerjasama antar pemerintah, dan mengembangkan kesadaran tentang pariwisata di seluruh dunia. International Air Transport Association IATA adalah sebuah organisasi yang menyediakan standar, pelatihan, dan kebijakan untuk industri penerbangan. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan, keandalan, produktivitas, dan efisiensi penerbangan. IATA juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan penerbangan untuk penduduk dunia. International Hotel and Restaurant Association IHRA adalah sebuah organisasi non-pemerintah yang didirikan untuk mendukung pengembangan pariwisata global. IHRA bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan hotel dan restoran di seluruh dunia dengan mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab, serta mengembangkan standar dan pelatihan bagi para pekerja hotel dan restoran. International Travel and Tourism Council ITTC adalah sebuah organisasi nirlaba yang didirikan untuk meningkatkan pariwisata di seluruh dunia. ITTC bertujuan untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan dengan mengembangkan standar, program, dan praktik terbaik untuk industri pariwisata. World Tourism Alliance WTA adalah sebuah organisasi nirlaba yang didirikan untuk mendukung pengembangan pariwisata global. WTA bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pariwisata dengan mengembangkan standar yang lebih tinggi dalam industri pariwisata. International Tourism Partnership ITP adalah sebuah organisasi nirlaba yang didirikan untuk mendukung peningkatan kualitas dan kinerja pariwisata global. ITP bertujuan untuk mengurangi dampak negatif pariwisata dengan mengembangkan standar dan praktik yang bertanggung jawab di industri pariwisata. Global Sustainable Tourism Council GSTC adalah sebuah organisasi nirlaba yang didirikan untuk meningkatkan kualitas pariwisata di seluruh dunia. GSTC bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang konservasi alam dan pariwisata berkelanjutan dengan mengembangkan standar dan praktik terbaik untuk industri pariwisata. Organisasi-organisasi pariwisata di atas memiliki tujuan yang berbeda-beda, tetapi mereka semua berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pariwisata global. Dengan melakukan kerjasama dengan organisasi-organisasi ini, para pemain industri pariwisata dapat mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif, serta meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman yang ditawarkan. 9. International Hotel and Restaurant Association IHRA adalah organisasi nirlaba yang bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan kualitas produk dan layanan di industri perhotelan dan restoran. International Hotel and Restaurant Association IHRA adalah organisasi nirlaba yang bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan kualitas produk dan layanan di industri perhotelan dan restoran. IHRA didirikan pada tahun 1952 oleh para ahli dari industri perhotelan dan restoran, dengan tujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan kualitas produk dan layanan di industri tersebut. IHRA menyediakan berbagai macam layanan, seperti pengembangan standar layanan, penyediaan informasi, pelatihan, dan edukasi kepada para profesional di industri perhotelan dan restoran. IHRA menyediakan berbagai macam program untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan produk di industri perhotelan dan restoran. Program-program ini meliputi program pelatihan, seminar, sertifikasi, dan lain sebagainya. IHRA juga menyediakan berbagai macam informasi tentang industri perhotelan dan restoran, termasuk informasi tentang peraturan-peraturan, standar-standar, dan lain sebagainya. IHRA juga berkomitmen untuk memperkuat hubungan antara para profesional di industri perhotelan dan restoran, serta para pembuat kebijakan di berbagai negara. Organisasi ini juga mendukung berbagai macam usaha untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan di industri perhotelan dan restoran. Organisasi lain yang menyediakan layanan untuk industri pariwisata di dunia adalah World Tourism Organization WTO, World Travel & Tourism Council WTTC, World Tourism Network WTN, Pacific Asia Travel Association PATA, American Society of Travel Agents ASTA, International Air Transport Association IATA, dan International Association of Conference Centres IACC. World Tourism Organization WTO adalah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1975. Tujuan utama WTO adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan produk di industri pariwisata dan untuk meningkatkan kemajuan ekonomi di seluruh dunia melalui pariwisata. WTO juga bertindak sebagai penghubung antara berbagai pemerintah di berbagai negara, serta antara pemerintah dan industri pariwisata. World Travel & Tourism Council WTTC adalah sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 1990 untuk meningkatkan pemahaman akan industri pariwisata di seluruh dunia. WTTC bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang industri pariwisata di seluruh dunia melalui berbagai macam program, seperti seminar, pelatihan, dan lain sebagainya. World Tourism Network WTN adalah sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 2001 untuk mempromosikan dan meningkatkan kualitas produk dan layanan di industri pariwisata. WTN berkomitmen untuk mempromosikan dan meningkatkan kualitas produk dan layanan di industri pariwisata dengan mempromosikan kerjasama antara pemerintah, industri, dan pengguna jasa. Pacific Asia Travel Association PATA adalah sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 1951. Tujuan utama PATA adalah untuk mempromosikan pariwisata di seluruh dunia, serta untuk meningkatkan pemahaman tentang industri pariwisata di seluruh dunia melalui pelatihan, seminar, dan lain sebagainya. American Society of Travel Agents ASTA adalah sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 1931 untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan di industri pariwisata. Tujuan utama ASTA adalah untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan di industri pariwisata melalui pelatihan, seminar, dan lain sebagainya. International Air Transport Association IATA adalah sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 1945 untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan di industri penerbangan. IATA bertindak sebagai penghubung antara berbagai maskapai penerbangan, serta menyediakan berbagai macam layanan, seperti pengembangan standar layanan, pelatihan, dan lain sebagainya. International Association of Conference Centres IACC adalah sebuah organisasi yang didirikan pada tahun 1981 untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan di industri konferensi. IACC menyediakan berbagai macam layanan, seperti pengembangan standar layanan, pelatihan, dan lain sebagainya. Dengan adanya berbagai macam organisasi pariwisata di dunia ini, diharapkan dapat memperkuat hubungan antara para profesional di industri pariwisata, serta meningkatkan kualitas produk dan layanan di industri ini. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang industri pariwisata di seluruh dunia, serta meningkatkan kemajuan ekonomi di seluruh dunia melalui pariwisata. 10. Organisasi kepariwisataan sangat penting untuk mempromosikan dan mengembangkan produk pariwisata di seluruh dunia. Organisasi kepariwisataan atau wisata adalah organisasi bisnis yang terlibat dalam mengembangkan dan mempromosikan produk pariwisata di seluruh dunia. Organisasi ini berfungsi sebagai penggabungan komunitas, pemerintah, dan industri untuk mempromosikan, mengembangkan, dan memfasilitasi berbagai macam produk pariwisata, termasuk transportasi, akomodasi, pengalaman budaya, dan pengalaman lingkungan. Organisasi ini bertanggung jawab untuk menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat dalam industri pariwisata, termasuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat untuk wisatawan, memastikan kepuasan pelanggan, dan meningkatkan pendapatan warga lokal yang terlibat. Dengan semakin banyaknya pertumbuhan industri pariwisata, organisasi pariwisata telah menjadi sangat penting bagi industri. Organisasi ini dapat membantu meningkatkan kesadaran tentang industri pariwisata, mempromosikan produk pariwisata, memfasilitasi hubungan antarindustri, dan membangun sebuah jaringan antarindustri. Mereka juga dapat meningkatkan kualitas layanan yang ditawarkan oleh industri pariwisata, memastikan standar keselamatan suatu produk pariwisata, dan memastikan bahwa produk pariwisata yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan wisatawan. Berikut adalah tujuh organisasi kepariwisataan yang ada di dunia 1. World Tourism Organization WTO adalah organisasi internasional yang berfokus pada pengembangan industri pariwisata. WTO bertanggung jawab untuk menetapkan standar dan praktik yang dapat digunakan oleh industri pariwisata, serta memfasilitasi hubungan antarindustri. 2. International Association of Travel Agents IATA adalah organisasi non-pemerintah yang mengedepankan pengembangan industri pariwisata melalui inovasi dan teknologi. IATA bertanggung jawab untuk memastikan bahwa produk pariwisata yang ditawarkan sesuai dengan pengalaman yang diinginkan oleh pelanggan. 3. The Global Sustainable Tourism Council GSTC adalah organisasi internasional yang bertujuan untuk memastikan bahwa industri pariwisata harus mengembangkan dan mempromosikan produk-produk pariwisata yang berkelanjutan dan berkesinambungan. GSTC bertanggung jawab untuk menetapkan standar dan kriteria untuk mengukur tingkat kesinambungan produk pariwisata yang ditawarkan. 4. World Travel Market WTM adalah pameran dan konferensi tahunan yang diadakan di Inggris. WTM bertujuan untuk mempertemukan pembuat kebijakan, pengusaha, dan pemimpin industri pariwisata untuk berdiskusi tentang masalah dan peluang yang ada di industri pariwisata. 5. International Air Transport Association IATA adalah organisasi bisnis yang terlibat dalam mempromosikan, mengembangkan, dan memfasilitasi berbagai macam produk dan layanan transportasi udara di seluruh dunia. 6. World Tourism Cities Federation WTCF adalah sebuah organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan dan mempromosikan kawasan wisata di seluruh dunia. WTCF bertanggung jawab untuk mengembangkan jaringan antarindustri, menciptakan standar untuk produk pariwisata, dan meningkatkan pengalaman wisata untuk para wisatawan. 7. United Nations World Tourism Organization UNWTO adalah sebuah organisasi internasional yang bertujuan untuk mengembangkan industri pariwisata di seluruh dunia. UNWTO bertanggung jawab untuk mempromosikan produk pariwisata, memfasilitasi hubungan antarindustri, dan meningkatkan kualitas layanan yang ditawarkan oleh industri pariwisata. Organisasi kepariwisataan sangat penting untuk mempromosikan dan mengembangkan produk pariwisata di seluruh dunia. Organisasi ini bertanggung jawab untuk menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat dalam industri pariwisata, termasuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat untuk wisatawan, memastikan kepuasan pelanggan, dan meningkatkan pendapatan warga lokal yang terlibat. Dengan bantuan organisasi kepariwisataan, para pelaku industri pariwisata dapat membangun jaringan yang lebih kuat, mempromosikan produk pariwisata, dan meningkatkan pengalaman wisata yang lebih baik bagi para wisatawan.
Softskill yang satu ini akan membantu kamu melewati segala dimanika di dunia kerja. 7. Kerja sama dan kolaborasi. Soft skill selanjutnya yang harus dimiliki oleh seorang profesional muda adalah kemampuan kerja sama dan kolaborasi. Menjadi seseorang yang bisa diajak bekerja sama di dalam tim sangat penting untuk kariermu.

Organisasi Kepariwisataan Internasional Organisasi kepariwisataan adalah perhimpunan badan usaha atau perorangan yang bergerak dalam industri pariwisata yang brtujuan menyamakan visi, misi, dan kegiatannya untuk kemajuan organisasi dan usaha dalam lingkup internasional, nasional, dan regional. Organisasi kepariwisataan adalah suatu alat pengawasan dan juga pemberi arah dalam pengembangan kepariwisataan baik di tingkat nasional maupun internasional. Tujuan dibentuknya organisasi pariwisata adalah untuk untuk memajukan industri pariwisata. 1. Organisasi-organisasi Pariwisata Dunia a. World Tourism Organization WTO WTO UNWTO bertempat di Madrid dibentuk pada tahun 1975. Tujuan UNWTO a. Untuk mempromosikan dan mengembangkan pariwisata serta memberikan perhatian kepada negara-negara berkembang b. Mengupulkan informasi dan menerbitkan publikasi-publikasi b. Internasional Civil Aviation Organization ICAO ICAO berpusat di Montreal,Kanada, dibentuk pada tahun 1944. Tugas utama ICAO adalah mempromosikan penerbangan sipil seluruh dunia. c. Universal Federation of Travel Agent’s Association UFTAA UFTAA didirikan pada tahun 1966, UFTAA merupakan satu-satunya federasi asosiasi travel agent dunia. Tujuan UFTAA ΓΌ Menyatukan dan menguatkan asosiaso dan organisasi travel agent ΓΌ Bertindak sebagai wakil tunggal profesi travel agent pada tingkat internasional dan dunia. ΓΌ Menjamin hubungan yang maksimum, prestise, perlindungan dan perkembangan bidang ekonomi, hukum, dan lingkungan sosial bagi profesi travel agent. Tugas dan tanggung jawab UFTAA ΓΌ Mewakili keinginan-keinginan travel agent dalam berhubungan dengan asosiasi-asosiasi internasional ΓΌ Mengembangkan dan menganjurkan teknik-teknik yang profesional ΓΌ Bekerjasama dalam persiapan konvensi-konvensi dan perjanjian-perjanjian internasional. d. International air Transport Association IATA IATA adalah organisasi perusahaan penerbangan terjadwal seduania. Didirikan tahun 1945 Tujuan IATA ΓΌ Memajukan transportasi udara dunia ΓΌ Menyediakan sarana untuk bekerjasama antara perusahaan-perusahaan transport udara ΓΌ Mengadakan transport udara yang aman, teratur, dan ekonomis untuk keperluan masyarakat dunia. e. International Hotel and Restaurant Association IHRA IHRA pepusat di Paris, Prancis. Tujuannya ΓΌ Untuk mempersatukan berbagai perusahaan perhotelan dan restoran dari seluruh dunia. ΓΌ Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang timbul antara industri agen perjalanan dan perhotelan ΓΌ Untuk memecahkan masalah-masalah kepariwisataaninternasional f. World Assosiation of Travel Agents WATA WATA berpusat di Jenewa Swiss. Tugas utama WATA adalah memajukan dan menjamin kepentingan para anggotanya dari segi-segi ekonomisnya dengan jalan mengatur secara nasional perjalanan wisatawan ke seluruh dunia. g. Internasional Association of Scientific Experts in Tourism IASET Berpusat di Berne, Swiss. Didirikan pada tahun 1946. Tujuan utama IASET adalah ΓΌ Untuk mendorong pekerjaan-pekerjaan dari anggotanya, ΓΌ Memajuakn kegiatan-kegiatan lembaga-lembaga kepariwisataan atas dasar keilmiahan. ΓΌ Menumbuhkan hubungan yang baik dan erat untuk kerjasama dengan pusat-pusat riset khusus lainnya. h. Pacific Asia Travel Association PATA Bertempat di San Francisco, California, AS. Didirikan tahun1952. Tujuannya yaitu ΓΌ untuk mempromosikan daerah-daerah di kawasan Asia Pasifik. ΓΌ Untuk mengembangkan, memajukan dan memberikan fasilitas-fasilita kepariwisataan di seluruh Asia Pasifik. i. South East Asia Promotion Centre for Trade Invesment and Tourism SEA Center SEA Center berkantor pusat di Tolyo, Jepang. Tujuaannya yaitu ΓΌ Untuk membantu membangun ekonomi Asia Tenggara dengan memajukan usaha-usah ekspor. ΓΌ Mendorong penanaman modal ΓΌ Meningkatkan arus wisatawan ke dan melalui Asia Tenggara sumber organisasi kepariwisataan internasional Page 2 A. PENDAHULUANUntuk melakukan ssistem usaha yang berhasil perlu mengetahui struktur organisasi dari sistem tersebut. Sistem paariwisata beroperasi dalam 3 tingkat. Secara Internasional, nasional, dan secara TINGKAT INTERNASIONAL1. WTO World Tourissm OrganizationSatu – satunya organisasi yang memiliki suara – suara pemerintah untuk kepariwisataan adalah WTO, yang berpusat di Madrid, dibentuk pada tahun 1975 dari International Union Of Official Travel Organizations IUOTO.WTO adalah badan pariwisata yang resmi dari United Nattons yang tujuannya adalah untuk memepromosikan dan mengembangkan pariwisata serta memberi perhatian kepada negara – nagara berkembang. WTO mengumpulkan informasi dan menerbitkan publikasi – publikasi seperti majalah kecendrungan pariwisata dunia sekarang, pendekatan – pendekatan pemasaran dan perlindungan bagi sumber alam dan ICAO International Civil Aviation OrganisationDibentuk tahun 1944. ICAO terbentuk dari wakil – wakil delapan negara. Tugas utama dari ICAO adalah mempromosikan penerbangan sssipil seluruh dunia. Untuk mencapai hal ini standar dan praktek Internasioal mengenai penerbangan angkutan udara telah dilaksanakan. 3. UFTAA Universal Federtion of Travel Agent’s AssoociationUFTAA didirikan tahun 1966 dari penggabungan IFTAA International federation of Travel Agencies dengan UOTAA Universal Organization of Travel Agent’s Association. UFTAA merupakan satu – satunya federasi asosiasi travel agen secara umum yang mewakili travel agent seluruh UFTAAAdapun tujuan UFTAA antar alain - Menyatukan dan menguatkan asosiasi dan organisasi travel Bertindak sebagai wakil tunggal dari profesi travel agent pada tingkat internasional dan Menjamin hubungan yang maksimum, prestise, perlindungan dan perkembangan bidang ekonomi, hukum dan lingkungan sosial bagi profesi travel Memmungkinkan profesi untuk mennngambil tempat yang didijinkan pada perekonomian perdagangan Yang dilakukan UFTAA- Mewakili keinginan – keinginan travel agent dalam berhubungan dengan asosiasi – asosiasi Mengembangkan dan menganjurkan tehnik – tehnik yang profesional- Mengadakan survey – survey hukum, ekonomi, dan sosial dan bekerjasama dalam training bagi para pelaksana dan karyawan travel Bekerjasama dalam persiapan konvensi – konvensi dan perjanjian – perjanjian Mengatur konnnnnnngres dunia setiap tahun yang terbuka bagi semua wakil perusahaan travel IATA International air Transport AssociationIATA adalah organisasi perusahaan penerbangan terjadwal sedunia. Anggota – naggota IATA membawahi kebanyakan muata lalu – lintas udara dunia terjadwal di bawah bendera hampir semua bangsa. Tujuan IATA - Untuk mengadakan transsport udara yang aman, teratur, dan ekonomis untuk keperluan masyarakat Untuk membantu niaga penerbangan udara dan mengetahui maslah – masalah yang Menyediakan sarana untuk bekerjasama antara perusahaaan – perusahaan transport Bekerjasama dengan International Civil Aviation Organization ICAO dan organisasi internasional dan Organisasi IATA didirikan tahun 1945 untuk memecahkan masalah yang terjadi karena perluasan yang cepat dalam pelayanan udara sipil pada perang dunia II. Sebagai suatu organisasi, IATA adalah suakrela, non eksklusif, dan non politik dan demokratos. Keanggotaannya terbuka bagi setiap perusahaan yang beroperasi dan sudah diijinkan menyediakan pelayanan udara terjadwal oleh anggota pemerintah ICAO sehingga ada dua katagori keanggotaan. Anggota aktif yang mengoperasikan rute Internasional, dan anggota asosiasi yang hanya melayani penerbangan IHA International Hotel AssociationIHA mempunyai kantor pusat di Paris, Prancis, yang bertujuan untuk mempersatukan berbagai perusahaan perhotelan dan restoran dari eluruh dunia, dan berusaha untuk memcahkan masalah – masalah kepariwisataan Internasional dan ikut memabntu memecahkan masalah – masalah yang timbul antara industri agen perjalanan dan WATA World Assosiation Of Travel AgentsWATA berkantor pusat di Jenewa, Swiss dan memiliki status hukum menurut Undang – Undang negara Swiss. Tugas utama WATA adalah untuk memajukan dan menjamin kepentingan para anggotanya dari segi – segi ekonomisnya dengan jalan mengatur secara nasional perjalanan wisatawan ke seluruh dunia. WATA memusatkan dan menyiapkan dokumen yang luasa bagi anggota – anggotanya, dokumen yang meliputi berbagai masalah dan publikasi kepariwisataan di seluruh IASET International Assosiation of Scientific Experts in TourismOrganisasi ini berkedudukan di Berne, Swiss. Keputusan untuk mendirikan organisasi Internasional yang hendak mengumpulkan orang – orang yag berkecimpung dalam ilmu kepariwisataan telah diambil pada tahun 1946 oleh suatu grup ahli dalam bidang ini, yang mengadakan pertemuan mereka di Lungano atas inisiatif sekelompok cendekiawan Swiss. Tujuan utama IASET adalah untuk menndorong pekerjaan – pekerjaan dari anggotanya, memajukan kegiatan – kegiatan lembaga – lembaga kepariwisataan atas dasar keilmiahan dan menumbuhkan hubungan yang baik dan erat untuk kerajasama dengan pusat – pusat riset khusu lainnya. Untuk mencapai tugas ini IASET sejak tahun 1951 menyelenggarakan kongres tahunan yang ditujukan khusus untuk mendiskusikan masalah – masalah besar yang bersifat ilmiah yang timbul dalam pertumbuhan pariwisata modern ini. 8. PATA Pacific Asia Travel AssociationPATA berkedudukan di San Francisco, Californiaa, AS. Organisasi ini didirikan tahun 1952 di kota Honolulu, Hawai yang bertujuan untuk mempromosikan daerah – daerah di kawasan Asia Pasifik. Keanggotaan PATA terdiri dari wakil – eakil pemerintah dan perusahaan – perusahaan angkutan Internasional atau regional, agen – agen perjalanan dan industri prhotelan dan organisasi dalam dunia kepariwisataan. Indonesia menjadi anggota PATA pada tahun 1957, sejak itu Indonesia sudah dua kali menjadi tuan rumah kofrensi tahunan tujuannya untuk mengembangkan, memajukan, dan memberikan fasilitas – fasilitas kepariwisataan kepariwisataan di seluruh wilayah Asia Pasifik, PATA juga aktif dalam mengembangkan penelitian dan peninjauan kepariwisataan untuk wilayah South East Asia Promotion Centre for Trade Investment and Tourism SEA centerOrganisasi ini berkantor di Tokyo, Jepang. Tujuan organisasi ini adalah untuk membantu pembangunan ekonomi Asia Tenggara dengan jalan memajukan usaha – usaha ekspor dari daerah tersebut, mendorong penanaman modal di daerah itu, dan meningkatkan arus wisatawan ke dan melalui Asia daripada keanggotaan dalam organisasi ii terletak di bidang – bidang promosi dan pemasaran, riset, pendidikan dan latihan penulisan karya – karya ilmiah, penyelenggaraan berbagai seminart dan simposium dan tukar menukar data dan informasi. Pada dasarnya oraganisasi kepariwisataan adalah suatu alat pengawasan dan juga pemberi arah dalam pengembangan kepariwisataan baik di tingkat nasional maupun DI TINGKAT NASIONALDi Indonesia umumnya dijumpai dua bentuk organisasi kepariwisataan yaitu government tourist office, dan private tourist tourist office adalah organisasi kepariwisataan yang dibentuk oleh pemerinmtah sebagai suatu bidang yang diberi tanggungjawab mengenai pengembangan dan pembinaan kepariwisataan pada umumnya baik di tingkat asional, regional, maupun lokal. Seperti di Indonesia misalnya, secara nasional kepariwisataan berada di bawah Kantor Wilayah Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi dan Dinas Pariwisata Daerah Tingkat Tourist office adalah organisasi kepariwisataan yang merupakan asosiasi dari macam – macam kelompok perusahaan industri pariwaisata yang fungi dan kedudukannya merupakan rekanan bagi government tourist office. Di Indonesia organisasi seacam ini misalnya Perhimpunan Hotel dan RestoraN Indonesia PHRI, Association of Indonesian Travel Agent ASITA, Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI dan lain sebagainya. Organisasi – organisasi yang termasuk dalam Govermet Tourist Office adalah Direktorat Jendral Pariwisata, Deparnas, Baparnas, Deparpostel, dan Diparda. 1. Direktorat Jendral PariwisataBerdasarkan surat keputusan Menteri Perhubungan No. tanggal 2 September 1975, tugas pokok Direktorat jendral Pariwisata diatur sebgai berikuta. Dirjen Pariwisata mempunyai tugas melaksanakan sebgaian tugas poko departemen perhubungan di bidang kepariwisataan berdasarkan kebiijkasanaan yang Sekretaris Dirjen Pariwisata memiliki tugas memberi pelayanan teknis dan administratif bagi seluruh satuan oraganisasi dalam lingkungan Dirjen Pariwisata dalam rangka pelaksanaan tugas pokok Dirje Direktorat Bina Pemasaran Pariwisata mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas pokok Dirjen Pariwista di bidang pemasaran wisata, berdasarkan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh Dirjen Direktorat bina pelayanan wisata mempunyai tugas melaksanakan sebgaian tugas pokok Dirjen Pariwisata di bidang pelayanan wisata berdasarkan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh Dirjen Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata, mempunyai tugas membina dan mengkoordinasikan semua unit pelaksanaan pendidikan dan pelatihan pariwisata di lingkungan departemen sesuai dengan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh kepala Pusat penelitian dan pengembangan pariwisata mempunyai tugas menyelenggarakan pembinaan semua unit penelitian dan pengembangan pariwisata berdasarkan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh kepala bagian penelitian dan pengembangan DEPARNAS Dewan Pertimbangan kepariwisataan NasionalDewan ini membantu presiden dalam menetapkan kebijaksanaan umum di bidang pengembangan kepariwisataan nasional. Dewan ini diketuai oleh menteri negara EKUIN dan anggotanya terdiri dari 12 menteri ditambah Gubernur Bank Sentral serta Ketua BAPPARNAS Badan Pengembangan Pariwisata nasionalBadan ini dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden No. 9 tahun 1969 yang merupakan Badan Konsultatatif yang membantu menteri Pariwisata Pos dan telekomunikasi di bidang – anggotanya terdiri dari- para direktur jendral yang erat hubngannya dengan bidang kepariwisataan- para ketua himpunan yang mewakili industri pariwisata- para ahli yang dipandang perluAdapun tugas – tugasnya adalaha. Mengajukan Usul dan memberikan saran atas keijaksanaan pengembangan pariwisata Mengajukan usul dan memberikan saran tentang langkah – langkah pelaksanaan terhadap kebijaksanaan yang telah Mengadakan koordinasi dalam hal penyusunan langkah – langkah pelaksanaan terhadap kebijaksanaan di masing- masing Mengadakan koordinasi dalam hal penyusunan langkah – langkah kebiujaksanaan yang menyangkut kebijaksanaan di masing – masing bidang Memberi penilaian tentang buah pikiran mengenai hal – hal yang menyangkut pengembangan pariwisata Deparpostel Departemen Pariwisata Pos dan TelekomunikasiDeparpostel bertugas melaksanakan tugas pokok dan fungsi departemen di propinsi yang bersangkutan antara laina. mengumpulkan dan mengolah data dan menyusun rencana dan program kepariwisataan, pos, dan Melaksanakan pembinaan usaha kepariwisataan di bidang pemasaran wisata dan pelayan wisatac. Melaksankan pembinaan usaha pos, dan telekomunikasi di bidang pengendalian frekwensi dan pelayanan, pos, dan Memberikan pelayan administratif kepada semua satuan organisasi di lingkungan kantor wilayah Departemen Pos dan Diparda Dinas Pariwisata DaerahDinas Pariwisata Daerah dipimpin oleh seorang kepala dinas dalam melaksanakan urusan rumah tangga daernya dalam bidang kepariwisataan yang menyangkut; urusan objek wisata, urusan pramuwisata, urusan losmen, penginapan remaja, pondok wisata, perkemahan, rumah makan, bar kawasan wisata, rekreasi, dan hiburan umum serta promosi menyelenggarakan tugasnya Diparda memiliki fungsia. merumuskan kebijaksanaan teknik, pemberian bimbingan, pembinan dan perijinan dengan dasar kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Gubernus kepala Melaksankan tugas pokok sesuai denganperaturan perundang – undangan yang Mengumpulkan data, pengadaan penelitian, dan penganalisaan data sebagai bagian perencanaan pengembangan kepariwisataan di pariwisata yang termasuk private tourist office adalah1. ASITA association of the Indonesian Tour & Travel AgenciesASITA adalah organisasi yang menjadi wadah bagi pengusaha perusahaan perjalanan Indonesia, dalam bahasa Indonesia bernama Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia. Organisasi ini didirikan di Jakarta tahun 1971 dan memiliki beberapa tujuan yaitua. berusaha memajukan dan melindungi kepentingan industri kepariwisataan nasional dan kepentingan para Meni gkatkan citra PARIWISATA Indonesia dengan memberikan kepuasan, rasa aman,adanya kepastian perlindungan dan jaminan kepentingan tanpa mengorbankan kepentingan sesama Menuskseskan program pembangunan nasional melalui sektor kepariwisataan sesuai dengan garis – garis besar haluan negara dan rencana pembangunan PUTRI Perhimpunan Usaha Taman rekreasi IndonesiaPerhimpunan Objek wisata Indonesiaaa atau lebih sering dikenal dengan PUTRI didirkan tanggal 10 November 1977. Adapun maksud didrikan PUTRI ini adalah sebagai wadah perjuangan kepentingan bersama dan mengabdi profesi dalam usaha mengelola dan penegmbangan budaya serta lingkungan alam dan kesejahteraan beberapa tujuan organisasi PUTRI yaitua. membina dan mengembangkan objek wisata dalam rangka mengembangkan pariwisata nusantara dan Menanamkan dan memupuk rasa cinta tanah air melalui penyaajian objek wisata dalam usaha ikut berperan membentuk manusia Indonesia Membina dan meningkatkan kemampuan mengelola objek – objek wisata dalam rangka meningkatkan HPI Himpunan Pramuwisata IndonesiaHPI adalah organisasi profesional non politik dan mandiri yang merupakan waah persatuan dan kesatuan pribadi yang profesinya adalah bertugas secara aktif menggalakkan dan melaksanakan pembangunan pariwisata secara teratur, tertib dan berkesinambungan,meumpuk dan menigkatkan semangat serta kesadaran nasional sebagai warganegara RI serta memiliki tanggungjawab asosiasi terhadap lingkungan dan enigkatkan PHRI Perhimpunan Hotel dan Restoran IndoensiaKegiatan organisasi ini adalah membantu para anggota dengan cara memberikan perlindungan, masukan, bimbingan dan konsultasi serta pendidikan untuk meningkatkan mutu hotel/akomodasi, restoran, dan jasa boga,s esama anggota mengkoordinasikan dan meningkatkan kerjasama atar anggota dan organisasi lain di bidang kepariwisataan baik di dalam maupun di luar negeri, melakukan kegiatan penelitian perencanaan dan penegmbangan, melakukan promosi untuk meningkatkan kepariwisataan dalam dan luar negeri. , Page 2

Dariberbagai konsep yang ada maka dapat dirumuskan prinsip dasar dari setiap elemen pembangunan berkelanjutan. Dalam hal ini ada empat komponen yang perlu diperhatikan yaitu pemerataan, partisipasi, keanekaragaman, integrasi, dan perspektif jangka panjang. 3.1. Pembangunan yang Menjamin Pemerataan dan Keadilan Sosial
- Sebagai salah satu industri penunjang perekonomian Indonesia, pariwisata yang menjadi sumber devisa negara terbesar saat ini memiliki badan organisasi baik yang naungannya berada di bawah pemerintah maupun non pemerintah. Setiap organisasi berperan aktif dalam menujang kepariwisataan di Indonesia. Seperti pada dasarnya sebuah organisasi resmi, tentu terdapat kelembagaan yang mengatur terkait tujuan serta badan yang merumuskan tujuan pokok. demikian halnya organisasi pariwisata, diklasifikasikan menurut ranah dari industri pariwisata yang kita ketahui cakupannya cukup luas sesuai dengan bidangnya seperti organisasi travel, organisasi perhotelan, organisasi pramuwisata atau guide dan organisasi-organisasi lainnya. Nah sahabat pariwisata sumut berikut 7 organisasi pariwisata di Indonesia yang perlu kamu ketahui. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Organisasi hotel ini disingkat PHRI dalam bahasa Inggris disebut Indonesian Hotel and Restaurant Association. Organisasi ini fokus kepada pengembangan dan pertumbuhan pariwisata di Indonesia. Anggota dari organisasi PHRI biasanya adalah para owner dari hotel dan restoran namun juga terbuka untuk lembaga pendidikan pariwisata. Berkantor pusat di Jakarta, PHRI merupakan organisasi parwisata dan restoran terbesar di Indonesia. Lembaga Sertifikasi Usaha Parwisata Lembaga pariwisata ini disingkat LSU Pariwisata merupakan lembaga yang dihunjuk oleh pemerintah Indonesia sebagai pemberi sertifikat kepada perusahaan atau orang perseorangan di bidang pariwisata. LSU Pariwisata terdiri dari 17 perusahaan PT yang tersebar di beberapa kota/provinsi di Indonesia. Himpunan Pramuwisata Indonesia Organisasi pramuwisata atau guide ini disingkat HPI, merupakan organisasi yang anggotanya terdiri dari pramuwisata atau guide. Cakupan keanggotaannya telah menyebar di seluruh nusantara sehingga HPI dapat anda temukan disetiap kota/provinsi. HPI bertujuan untuk mengembangan serta mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri pariwisata terutama perjalanan wisata. Artikel Terkait Asociation The Indonesia Tours and Travel Agencies Organisasi travel agent ini disingkat ASITA, merupakan organisasi berbadan hukum yang anggotanya merupakan para pelaku perjalanan wisata tours and travel. ASITA memiliki cakupan yang cukup luas di Indonesia sehingga anda dapat menemukan disetiap daerah. Setiap organisasi pariwisata tentu bertujuan untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Nah bagaimana? bila kamu bekerja di Industri Pariwisata maka organisasi pariwisata atau lembaga tersebut diatas mungkin menjadi refrensi kamu untuk berorganisasi. Salam Sejuta Manikam Pariwisata Sumatera Utara.
Nahsalah satu transportasi Jepang ini gak beda jauh ya dengan yang di gunung, air tejun, danau, hutan, dan lain-lain yang ada di Sumatera Selatan yang belum dikelola (Suara Pembaruan, ). Daerah Lampung yang kaya dengan peninggalan-peninggalan bersejarah, gunung-gunung, pantai-pantai dan berbagai keindahan alam yang terukir
Sektor pariwisata yang terdapat di berbagai negara di dunia tidak terlepas dari sebuah organisasi internasional. Suatu destinasi wisata wajib mendaftarkan diri ke dalam organisasi pariwisata internasional, yang mana fungsi utamanya adalah untuk penyebaran informasi yang bertujuan untuk kerjasama bilateral maupun multilateral. Masyarakat perlu mengetahui bahwa setiap destinasi wisata di seluruh dunia tingkat nasional maupun internasional diawasi oleh sebuah organisasi yang terstruktur. Maka dari itu, informasi mengenai fungsi penting dan daftar organisasi pariwisata dunia atau internasional perlu untuk diketahui. Fungsi dan Tugas Organisasi Resmi Pariwisata Internasional Sebuah organisasi pariwisata bertaraf internasional merupakan wadah yang memiliki fungsi dan tujuan yang terstruktur. Secara garis besar fungsi dan tujuan dibentuknya organisasi tersebut adalah memahami kepentingan masing-masing negara dalam aspek pariwisata. Penyebaran informasi secara masif dan global tentang berbagai destinasi pariwisata dan aspek yang berhubungan juga menjadi tugas dan fungsi pokok dari organisasi pariwisata internasional. Berikut merupakan fungsi dan tugas dari lembaga pariwisata internasional secara keseluruhan, yaitu Bertanggung jawab atas kemajuan atau kemunduran industri pariwisata nasional, lokal atau internasional. Penanggung jawab, perencanaan, pengembangan dan promosi pariwisata. Wadah penelitian terkait kegiatan pariwisata. Berfungsi untuk membuat peraturan pelaksanaan kegiatan pariwisata. Bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan di bidang pariwisata, seperti hotel, resto, angkutan wisata, akomodasi dan lain-lain. Berfungsi untuk melakukan pemasaran atau marketing pariwisata pada level dunia. Wadah koordinasi dengan departemen pariwisata terkait. 10 Daftar Organisasi Resmi Pariwisata Internasional Pada dasarnya organisasi pariwisata internasional memiliki fungsi dan tugas masing-masing yang lebih spesifik. Hal tersebut juga disesuaikan dengan regional lokasi destinasi pariwisata tersebut. Setiap organisasi memiliki fokus dan regulasi yang berbeda-beda. Namun, untuk pokok fungsi dan tugas organisasi internasional tersebut sama terstrukturnya. Agar lebih jelas berikut 10 daftar organisasi resmi pariwisata internasional beserta yang perlu diketahui, yaitu 1. World Tourism Organization WTO Organisasi internasional buatan United Nations atau PBB dalam aspek pariwisata adalah World Tourism Organization WTO. Status organisasi ini adalah sebuah organisasi tertinggi yang mengatur tentang aspek pariwisata negara di dunia, dan WTO memiliki kantor pusat di Madrid, Spanyol. Fungsi dan tugas WTO adalah sebagai wadah untuk mempromosikan, mengembangkan dan memberikan perhatian dalam bidang pariwisata, khususnya di negara-negara berkembang. WTO juga bertugas untuk mengumpulkan dan menerbitkan informasi yang erat kaitannya dengan promosi destinasi pariwisata dunia. 2. SEA Promotion Center for Trade Investment & Tourism SEA Center Berikutnya adalah SEA Centre, yang mana sebuah organisasi pariwisata internasional yang berkantor pusat di Tokyo, Jepang. SEA Center merupakan organisasi pariwisata khusus wilayah Asia Tenggara, yang memiliki tujuan yang bukan hanya terfokus pada aspek pariwisata. Tetapi, juga pada aspek pembangunan ekonomi. SEA Center bertugas untuk mengawasi dan meningkatkan arus wisatawan ke Asia Tenggara. Melalui promosi, pemasaran, riset dan pendidikan SEA Center memiliki tugas untuk menarik wisatawan untuk mengunjungi destinasi pariwisata yang ada di wilayah Asia Tenggara. 3. World Traveland Tourism Council WTTC Memiliki status sebagai lembaga koalisi global, WTTC merupakan yang terdiri dari 100 orang top executive di bidang pariwisata di dunia. Tujuan organisasi pariwisata ini adalah kerja sama dengan pemimpin negara-negara di dunia untuk membuat sebuah strategi dalam aspek menciptakan SDM, perkembangan teknologi dan tourist demand. 4. International Air Transport Association IATA Adanya organisasi pariwisata internasional tidak hanya sebuah organisasi yang berfokus pada destinasi pariwisata. Namun, aspek akses menuju destinasi pariwisata itu sendiri harus diperhatikan, salah satunya organisasi International Air Transport Association IATA. Organisasi ini menjadi wadah perwakilan dari berbagai perusahaan penerbangan di dunia. Destinasi pariwisata tidak akan berkembang jika tidak dibantu dengan adanya moda transportasi umum seperti pesawat. Maka dari itu, tugas IATA adalah sebagai perwakilan yang melayani industri penerbangan dunia yang terikat erat dengan industri pariwisata. 5. International Hotel and Restaurant Association IHRA Industri pariwisata tentu tidak akan berkembang jika tidak dibantu dengan akomodasi seperti hotel dan restoran. Maka dari itu, hadir organisasi International Hotel and Restaurant Association atau IHRA. Memiliki kantor pusat di Paris, Perancis, IHRA memiliki beberapa fungsi, yaitu Menyatukan berbagai perusahaan di bidang perhotelan dan restoran di dunia. Mengatasi permasalahan yang muncul antara aspek pariwisata, agen perjalanan dan perhotelan. Memecahkan masalah aspek pariwisata dunia. 6. Pacific Asia Travel Association PATA Organisasi pariwisata internasional khusus wilayah Asia Pasifik, yaitu PATA atau Pacific Asia Travel Association. PATA memiliki kantor pusat di San Fransisco, California ini didirikan pada tahun 1952. Selain mempromosikan pariwisata di negara kawasan Asia Pasifik, PATA juga memiliki tugas dan fungsi lain. Fungsi dan tugas PATA adalah menyatukan perusahaan-perusahaan agen pendukung pariwisata di seluruh Asia Pasifik. Tujuan PATA yaitu mengembangkan dan memberikan fasilitas kepariwisataan untuk negara-negara di Asia Pasifik, termasuk negara Indonesia. 7. International Associations of Scientific Experts in Tourism IASET IASET hadir sebagai wadah organisasi internasional bagi orang-orang yang tertarik untuk berkecimpung di dalam dunia dan ilmu pariwisata. IASET memiliki kantor pusat di Berne, Swiss, awalnya merupakan organisasi tempat untuk berdiskusi kelompok cendekiawan Swiss. Tujuan utama IASET adalah untuk mendorong para pekerjanya untuk memajukan kegiatan lembaga pariwisata dunia. Berbeda dengan organisasi pariwisata internasional lainnya, IASET bekerja berdasarkan pengetahuan keilmuan dan riset-riset khusus di bidang pariwisata. 8. World Association of Travel Agents WATA Organisasi internasional WATA hadir sebagai wadah untuk memudahkan para agen pariwisata dalam mengakomodasi wisatawan yang ingin melakukan perjalan. Hal tersebut karena WATA secara keseluruhan bertugas untuk menjamin kepentingan anggotanya dalam hal mengatur perjalanan wisatawan. Seperti yang diketahui bahwa di dalam melakukan perjalanan, wisatawan nasional apalagi internasional membutuhkan dokumen-dokumen pendukung yang dibutuhkan. Maka dari itu, WATA dibentuk untuk mengatasi permasalahan dokumen berbagai agen perjalanan bagi wisatawan di seluruh dunia. 9. Universal Federation of Travel Agents Association UFTAA Berikutnya ada UFTAA sebagai organisasi pariwisata internasional yang didirikan pada tahun 1966, merupakan satu-satunya organisasi yang menjadi wadah perwakilan dari seluruh travel agent atau agen perjalanan di dunia. UFTAA dibentuk dari gabungan antara IFTAA dan UOTAA. Memiliki tugas sebagai perwakilan kepentingan agen perjalanan di dunia dan juga sebagai wadah kerjasama dalam aspek hukum, ekonomi dan sosial setiap agen perjalanan di dunia. Organisasi UFTAA juga berfungsi untuk menyatukan semua organisasi travel agent yang ada di dunia. 10. European Travel Commission ETC Organisasi pariwisata tingkat internasional yang terakhir adalah ETC atau European Travel Comission yang menjadi wadah untuk menampung segala kepentingan dan keperluan yang berhubungan dengan wisatawan yang akan datang ke negara-negara di Eropa. Berdiri sejak tahun 1948 dan memiliki kantor pusat di Brussel, Belgia, ETC memiliki 31 badan dan dinas aliansi strategis dalam aspek pariwisata di berbagai negara Eropa. Aliansi tersebut tergabugn dalam National Tourism Organization. Baca Juga Pengertian dan Contoh Kalimat Compliment untuk Memberi Sebuah Pujian Kesimpulannya adalah dari berbagai macam organisasi pariwisata internasional yang ada di dunia, semuanya saling berkesinambungan antara agen perjalanan, akomodasi, transportasi hingga objek wisata itu sendiri. Semua saling berkaitan dan memiliki organisasi tingkat internasional masing-masing agar mencapai tujuan yang sama.
IIIII Organisasi Kepariwisataan Internasional 1. WTO (World Tourism Organization) World Tourism Organization (WTO) didirikan pada 27 September 1970 dan secara aktif bekerja pada 1 Januari 1976. WTO dibentuk sebagai transformasi dan Internasional Union Official of Travel Organization (IUOTO) yang didirikan pada 1924 di Den Haag-Belanda. - Dalam menjalankan tugasnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB dibantu oleh berbagai badan khusus atau organisasi internasional otonom seperti FAO, ICAO, IAEA, dan IFAD. Berbagai organisasi tersebut dibentuk oleh organ utama PBB. Dilansir dari laman United Nations, badan-badan khusus PBB adalah organisasi internasional otonom yang bekerja dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Semuanya dibawa ke dalam hubungan PBB melalui kesepakatan yang dirundingkan. Beberapa organisasi naungan PBB bahkan telah dibuat sebelum Perang Dunia I berkecamuk. Sebagian organisasi juga dibuat ketika Liga Bangsa-Bangsa berdiri. Sementara organisasi lainnya hampir bersamaan dengan pembentukan PBB dan mengikuti kebutuhan yang muncul kemudian. Organisasi-Organisasi Khusus PBB dan Tugasnya Hingga saat ini, PBB memiliki dan menaungi 15 jenis organisasi khusus yang memiliki tugas menangani isu-isu tertentu. Dikutip dari modul Sejarah Pemikiran dalam Piagam PBB dan Proklamasi Kemerdekaan oleh Kemendikbud 20208-9, adapun daftar 15 organisasi khusus PBB dan tugasnya sebagai berikut 1. Food and Agriculture Organization FAOFAO merupakan organisasi sektor pangan dan pertanian. FAO secara sederhana memiliki tugas meningkatkan standar gizi penduduk dunia. Markas besar FAO terletak di ibukota Italia, Roma. FAO juga memiliki fungsi lain, yakni sebagai forum untuk merundingkan kesepakatan antar-negara berkembang dan maju terkait sumber pengetahuan teknis dan informasi untuk membantu pembangunan. 2. International Civil Aviation Organization ICAOICAO memiliki tugas utama, yaitu mengembangkan teknik dan prinsip-prinsip navigasi udara internasional serta membantu perkembangan perencanaan dan pengembangan angkutan udara internasional untuk memastikan pertumbuhannya terencana dan aman. ICAO memiliki kantor pusat di Ibukota Kanada, Montreal. ICAO juga mempunyai tugas lain seperti membantu 192 negara anggotanya berbagi langit dunia untuk keuntungan sosial-ekonomi mereka. 3. International Atomic Energy Agency IAEAIAEA merupakan organisasi pusat kerja sama dunia yang mengembangkan nuklir untuk tujuan damai. Markas besar IAEA terletak di Wina, Austria. IAEA juga memiliki tugas lain seperti bekerja sama dengan negara-negara anggota dan berbagai mitra untuk mempromosikan penggunaan teknologi nuklir yang aman, terjamin, serta damai. 4. Internastional Fund for Agricultural Development IFADIFAD merupakan organisasi yang bertugas menyediakan pendanaan dan menggerakan sumber-sumber pertanian untuk meningkatkan produktivitas agrikultural dan mutu gizi lebih baik. Markas besar organisasi IFAD berada di Roma, Italia. 5. Internasional Labour Organization ILOILO merupakan organisasi yang mengusahakan keadilan sosial ekonomi dan meningkatkan taraf hidup pekerja buruh. Markas besar ILO terletak di Jenewa, Swiss. Adapun beberapa hak buruk yang diperjuangkan seperti merumuskan standar internasional tentang kebebasan berserikat, perundingan bersama, penghapusan kerja paksa, dan kesetaraan kesempatan dan perlakuan. 6. International Maritime Organization IMOIMO merupakan organisasi yang mempromosikan kerja sama antar pemerintah dan antar industri pelayaran untuk meningkatkan keselamatan maritim dan mencegah polusi air laut. Markas besar IMO terletak di London, Inggris Raya. Beberapa hal yang telah diciptakan oleh IMO meliputi kerangka peraturan pelayaran yang komprehensif, menangani masalah keselamatan dan lingkungan, masalah hukum, kerja sama teknis, keamanan, dan efisiensi. 7. International Monetary Fund IMFIMF merupakan organisasi yang bertugas meningkatkan kerja sama moneter, mengatur sistem finansial global, dan menyediakan pinjaman kepada Negara anggotanya yang mengalami masalah keseimbangan keuangan negara. Markas besar IMF terletak di Washington DC, Amerika Serikat. Hingga saat ini, pinjaman IMF kepada 74 negara telah mencapai sekitar 28 miliar dolar AS. 8. International Telecommunication Union ITUITU merupakan organisasi yang melakukan standarisasi dan pengalokasi spektrum radio serta memajukan kerja sama internasional dalam penggunaan alat telekomunikasi. Markas besar ITU berada di Jenewa, Swiss. ITU melalui pekerjaannya juga berusaha melindungi dan mendukung hak dasar setiap organisasi berkomunikasi. 9. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization UNESCOUNESCO merupakan organisasi yang membina kerja sama Internasional di bidang ilmu pengetahuan, pendidikan dan kebudayaan. Markas besar UNESCO terletak di Paris, Prancis. Beberapa fokus UNESCO, yakni mulai dari pelatihan guru sampai membantu meningkatkan pendidikan di seluruh dunia hingga melindungi situs sejarah dan budaya penting di seluruh dunia. 10. United Nations Industrial Development Organization UNIDOUNIDO merupakan organisasi yang mempercepat perkembangan Industrial di Negara-negara berkembang dan mempromosikan kerja sama industrial internasional. Markas Besar Wina berada di Wina, Austria. 11. Universal Postal Union UPUUPU merupakan organisasi yang bertugas mengkoordinasikan kebijakan Pos antar negara anggota. Kantor pusat UPU terletak di Bern, Swiss. UPU juga memiliki tugas lain, yakni membantu memastikan jaringan produk dan layanan terkini yang benar-benar universal. 12. World Health Organization WHOWHO merupakan organisasi yang bertugas meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dunia. Markas besar WHO berada di Jenewa, Swiss. Tujuan dari pembentukan WHO adalah tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin oleh semua orang. 13. World Intellectual Property Organization WIPOWIPO merupakan organisasi yang mendorong kreativitas dan memperkenalkan perlindungan hak atas kekayaan Intelektual Hak Cipta ke seluruh dunia. Markas besar WIPO terletak di Jenewa, Swiss. Saat ini, WIPO telah melindungi kekayaan intelektual di seluruh dunia melalui 23 perjanjian internasional. 14. World Meteorological Organization WMOWMO merupakan organisasi yang mengurusi masalah Meteorologi Iklim dan cuaca, Hidrologi dan Geofisika. Markas besar WMO terletak di Jenewa, Swiss. Beberapa tugas WMO meliputi beberapa hal seperti memfasilitasi pertukaran internasional gratis data dan informasi meteorologi serta kemajuan penggunaannya dalam sektor seperti penerbangan, pengiriman, keamanan, dan pertanian. 15. World Tourism Organization UNWTOUNWTO merupakan organisasi yang menangani isu-isu kepariwisataan dan membuat peringkat pariwisata dunia. Markas besar UNWTO terletak di Madrid, Spanyol. UNWTO memiliki beberapa tanggung jawab seperti mempromosikan pariwisata yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan dapat diakses secara juga Pengertian IMF Sejarah, Tugas, Negara Anggota, Hubungan PBB Tugas International Labour Organization ILO, Organisasi Buruh PBB Tugas Food and Agriculture Organization FAO Organisasi Khusus PBB - Pendidikan Kontributor Syamsul Dwi MaarifPenulis Syamsul Dwi MaarifEditor Alexander Haryanto SOuy.
  • zdyt0rl9ke.pages.dev/48
  • zdyt0rl9ke.pages.dev/261
  • zdyt0rl9ke.pages.dev/318
  • zdyt0rl9ke.pages.dev/464
  • zdyt0rl9ke.pages.dev/308
  • zdyt0rl9ke.pages.dev/404
  • zdyt0rl9ke.pages.dev/204
  • zdyt0rl9ke.pages.dev/392
  • jelaskan dan sebutkan tujuh organisasi kepariwisataan yang ada di dunia